Saturday, 17 Nov 2018, 16.27.55

ROMANSA

Main | Blog | Registration | Login
Site menu
Section categories
Broken Heart Survival Guide [170]
ANDA SAMPAI DI HALAMAN INI, KARENA ANDA SEDANG MERASAKAN KEBINGUNGAN AKIBAT PATAH HATI DAN PUTUS CINTA KARENA BERPISAH DENGAN KEKASIH ANDA.
Share
Love Calculator
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Login form
Real Music

MusicPlaylist
Main » 2009 » June » 4 » Mengapa kita menjadi sulit jatuh cinta?
11.56.20
Mengapa kita menjadi sulit jatuh cinta?

How To Make A Glossyfication Pattern

Guys there is long time im not making a good article, bukan karena saya malas atau sejenisnya, tapi karena memang sulit mencari sebuah ide untuk menulis, disamping itu ada saja segelintir orang yang sinis dengan saya, hehehe, entah karena mereka iri dengan kemajuan saya, atau memang mereka tidak suka saya?, yang jelas hanya Tuhan dan mereka-mereka yang sinis pada saya saja yang tahu pasti soal itu, hemm. . . Lagipula itu bukan urusan saya kalo mereka sinis dengan saya, karena saya tahu benar, mereka tidak mempengaruhi apapun didalam diri dan hidup saya.

Well done guys, thats enough for the intro, let's talk about the PATTERN. what is the pattern?, seperti yang anda tahu pattern jika diterjemahkan kedalam bahasa indonesia adalah "pola", atau dengan kata lain, sebuah pola yang anda bentuk sedemikian rupa dan menjadi acuan dasar untuk diri anda sendiri.

Pattern atau pola yang akan dibahas disini adalah pola glossifikasi anda, dimana anda harus mempunyai sebuah pola dasar dalam menjalani sesuatu. Pola glossy itu sendiri tidak hanya berdiam diri didalam hidup anda, dengan berjalannya waktu pola hidup anda pun akan berkembang, karena saya yakin anda adalah manusia yang haus akan perubahan, jika pola hidup anda hanya berdiam diri didalam diri anda, itu sangatlah simple kawan, intinya anda hanyalah orang yang tidak menginginkan suatu perubahan ke arah yang lebih baik lagi, dan itu benar2 menyedihkan kawan.Banyak orang-orang disekitar kita,mungkin teman, sahabat, atau saudara anda selalu mengacu pada pola orang lain yang mereka anggap lebih hebat dari dirinya. Hal ini terjadi dikarenakan mereka mempunyai rasa kagum yang berlebihan kepada orang tersebut dan mereka bingung bagaimana lagi mengekspresikan rasa kekagumannya dan lahir sebuah pola tiruan pada diri mereka untuk mengikuti pola orang yang dikaguminya, it's so pathetics. . .

Apakah anda sadar kawan?, jika anda memang mengikuti pola orang lain, itu hanya akan membentuk karakter kepribadian anda yang sama sekali tidak anda inginkan, dan terlebih lagi anda akan terlihat semakin bodoh dan aneh. Jelas sekali disini, anda dan orang yang anda kagumi adalah 2 sosok yang berbeda, secara takdir hingga garis tangan dan keturunan, dan jelas sekali standarisasi pola glossifikasi anda dan orang yang anda kagumi itu sangatlah berbeda.

Meniru, mencontoh atau mengagumi seseorang itu tidak pernah ada salahnya, karena saya sendiri sudah mengeceknya di buku kumpulan - kumpulan pasal dan peraturan PERDA setempat itu akan dipenjara dan dikelitikin didepan umum, jadi anda bisa sedikit bersantai ria lah..

Namun dimanakah letak kesalahan anda?, letak kesalahan anda berada ketika anda benar-benar meniru 100% orang yang anda kagumi tersebut, dan sayangnya hal ini hampir tidak pernah anda sadari sebelumnya.

jika anda selalu mengikuti pola glossifikasi orang lain, lalu bagaimana dengan pola anda??

Anda bisa menjawabnya??

atau,..

Anda sedang berpikir keras untuk mendapatkan jawabnya?

Salah satu hal tersulit dalam proses glossifikasi anda adalah, HOW TO MAKING A PATERN. jadi bagaimana cara membentuk pola glossyfikasi yang anda inginkan?

1.Buatlah Sebuah Standarisasi

Standarisasi sangat penting bagi proses panjang yang akan anda jalani saat ini sobat, jangan pernah meniru ataupun mencontoh 100% standarisasi yang orang lain lakukan, sebab standarisasi anda dan orang tersebut jelas sangat berbeda.

2.Lakukan Apa Yang Anda Inginkan

Ketika anda sudah menentukan standarisasi, banyak daftar - daftar hal yang ingin anda lakukan, maka dari itu lakukanlah standarisasi yang sudah anda tentukan sebelumnya.

3.Tutup Semua Teori Yang Ada

pada saat anda sudah menjalani point 1 dan ke 2, ini adalah saatnya anda menutup semua artikel atau bahkan buku-buku teori glossifikasi anda, ini semua menghindari anda dari pikiran ataupun analisa yang berlebihan yang ada diotak anda, saya tidak menyarankan anda untuk meninggalkannya, saya hanya menyarankan untuk menyimpan buku tersebut, jadi ketika anda sedang terlupa dan goyah, anda tinggal membuka - buka lagi artikel dan buku-buku tersebut tanpa harus mempelajarinya dari awal lagi.

jika anda sudah bisa melakukan 3 point tersebut, maka bersiaplah dengan kehebatan yang selama ini anda inginkan..

 

Pertama, menutup mata akan struktur intelejensia dan elemen sosial dinamika yang terkandung dalam cinta dan romansa. 

Setiap kali berbicara tentang cinta, umumnya manusia selalu menyelaraskannya dengan sejumlah konsep idealisme yang kompleks seperti Jodoh Di Tangan Tuhan, Cinta Sejati, Saling Melengkapi, Cinta Itu Mengalahkan Segalanya, Cinta Indah Pada Waktunya, Cinta Tidak Harus Memiliki, dsb. Akibatnya kita tidak dapat mengamati proses bercinta dari konteks yang realistis: yakni sebuah interaksi sosial belaka.

Sebagaimana interaksi sosial lainnya yang dilakukan sehari-hari -seperti berdagang, belajar, bekerja, berolahraga- ada sejumlah pola dinamika tertentu yang wajib diikuti bila seseorang ingin menemui kesuksesan dalam kehidupan cintanya. Pola dinamika tersebut jarang sekali disentuh, atau bahkan diakui, karena beresiko merendahkan pandangan orang dan konsep tentang cinta. Pola dinamika yang sebenarnya bisa dibedah, dipelajari, dan disusun-ulang dalam bentuk langkah-langkah yang praktis.

Pada dasarnya, proses percintaan selalu erat dengan berbagai permainan dan ‘manipulasi’ sosial yang sampai saat ini masih terasa asing karena jarang dibicarakan secara terbuka. Jika seseorang menutup mata akan hal-hal tersebut, menolak memainkannya, atau tidak melatih diri sebaik mungkin untuk memenuhi syarat permainan, maka sesuai dengan hukum Survival of The Fittest olehCharles Darwin, ia akan tersisih dari potensi romansa yang seharusnya dia dapatkan.

Semakin kita melihat hubungan romansa sebagai sesuatu yang bersifat ilahi, ajaib, mistis, supranatural, semakin pria-wanita akan tersandung, atau minimal mengalami kesulitan, dalam memuaskan kebutuhannya akan percintaan. Cinta sudah menjadi tren linguistik yang terlalu bersifatmitos, ikonik dan berlebih-lebihan di luar proporsi sehingga, sekalipun saat ini perkembangan ilmu dan teknologi jaman modern sudah sangat melajut pesat, pemahaman manusia tentang hal tersebut tidak lebih jauh daripada apa yang sudah diketahui oleh para manusia abad renaisans dahulu.

Kita memerlukan penelitian yang komprehensif tentang apa yang dinamakan Cinta, tentang bagaimana rasa ketertarikan muncul, bagaimana cara meningkatkannya, tentang proses bio-kimiawi yang terjadi, tentang unsur-unsur lain yang semakin mengikat atau semakin melemahkannya. Buku panduan yang tidak lagi berisi tentang metafor melankolis ataupun kisah-kisah pembangkit semangat, melainkan tentang hal-hal spesifik yang perlu dilakukan, dihindari, dan dimodifikasi dalam permainan cinta. Dengan kata lain, Cinta adalah sebuah sistem dan saat ini kita, manusia modern, berada pada era yang sudah sangat memerlukan buku panduannya.

Kedua, mempercayai penggambaran hubungan cinta yang diinformasikan oleh media budaya populer seperti buku, film dan lagu. Hampir segala sesuatu yang kita ketahui tentang cinta berakar dari apa yang kita baca, dengar, dan lihat dari berbagai jenis media massa yang beredar di sekeliling kita. Namun sedikit sekali konsumen yang memiliki cukup kesadaran, wawasan, dan pengalaman untuk bisa membedakan antara realita-dan-ilusi, kenyataan-dan-impian, fakta-dan-bumbu dalam setiap konten yang ditayangkan oleh para media tersebut.

Seorang ahli teori komunikasi berkebangsaan Kanada, Marshall McLuhan, menyebutkan bahwa "All media exist to invest our lives with artificial perceptions and arbitrary values." Contoh persepsi artifisial yang seringkali tertancap dalam pikiran kita adalah bahwa "cinta membutuhkan pengorbanan” yang mendorong pria-wanita berpikir bahwa rasa sakit yang kita alami berarti kita sedang jatuh cinta. Atau begitu banyaknya informasi yang menyatakan bahwa seorang wanita diwajibkan bersikap pasif dan menunggu pernyataan minat seorang pria. Atau tentang pria yang wajib berenang dari satu pulau ke pulau lainnya, membayar sesuatu, bersusah payah melakukan sesuatu demi melunakkan hati sang wanita idamannya.

Digambarkan bahwa pria dan wanita yang bersikap mengikuti informasi seperti itu akan berakhir dengan kisah cinta yang memuaskan. Tentu ide yang disampaikan dalam informasi-informasi tersebut sangat nyaman, indah dan enak didengar. Dalam kisah buku, film dan lagu tersebut, sang pria atau wanita yang menderita biasanya berakhir dengan kebahagiaan. Sayangnya, realita lebih sering berkata sebaliknya.

Tidak terhitung berapa banyak hubungan pria-wanita yang harus terhempas kandas hanya karena mereka mengikuti persis gaya-gaya romansa dari tayangan televisi dan industri perfilman Hollywood. Mereka dibuai untuk lupa berpikir dan terbiasa menduplikasi ide-ide indah yang disenandungkan dalam lirik lagu-lagu racun romantis. Mereka lupa bahwa tidak peduli seberapa sering buku atau film itu menyandang kalimat based on true story, ia tetap sebuah produk bisnis dunia hiburan yang wajib menuruti prinsip emas, "berikan orang apa yang mereka ingin dengar dan lihat.”

Apa yang kita saksikan tentang Cinta dan Romansa dalam media hanyalah replika buih-buih mimpi tentang apa yang seharusnya terjadi dan apa yang kita harapkan terjadi , bukan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Mengutip ucapan Mark Twain, "In the real world, the right thing never happens in the right place and the right time.  It is the job of media, scriptwriters, journalists and historians to make it appear that it has."


 ·  · Share 
Category: Broken Heart Survival Guide | Views: 335 | Added by: avacschat | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Romansa
Calendar
«  June 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930
Translate
Search
Entries archive
Site friends
  • Romansa





  • Romansa
    Currency
    Copyright Romansa©2009Eex Ferrilianto