Monday, 18 Dec 2017, 23.38.23

ROMANSA

Main | Blog | Registration | Login
Site menu
Section categories
Broken Heart Survival Guide [170]
ANDA SAMPAI DI HALAMAN INI, KARENA ANDA SEDANG MERASAKAN KEBINGUNGAN AKIBAT PATAH HATI DAN PUTUS CINTA KARENA BERPISAH DENGAN KEKASIH ANDA.
Share
Love Calculator
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Login form
Real Music

MusicPlaylist
Main » 2009 » November » 11 » Mempelajari cinta dan Zone of Death
11.57.52
Mempelajari cinta dan Zone of Death

Beberapa hari yang lalu dalam perjalanan setelah mengantar seseorang ke terminal seperti biasanya saya mendengarkan mp3 dari handphone, tapi entah mengapa pengen banget dengerin radio. Saat itu sedang ada acara seputar remaja, topik yang sedang dibicarakan adalah tentang romance, pembahasan teori romance klasik. Dan begini kira-kira topiknya

Pernahkah anda bertemu atau kenal dengan seorang wanita dan menjadi dekat?
Sangat dekat seperti teman lama?
Atau mungkin anda punya teman lama seorang wanita, yang rasa-rasanya kedekatan anda sudah bisa dikatakan seperti pasangan yang sedang pacaran?
Anda saling bertukar cerita, saling memperhatikan, pokoknya sangat-sangat dekat.
Kemudian ketika anda berdua sudah sangat dekat, anda mulai merasakan getar-getar di dada, anda melihatnya sebagai sosok yang cocok untuk menjadi pasangan anda.
Dan ketika anda memutuskan untuk menembak si wanita, hal yang diluar dugaan anda terjadi!
Si wanita melihat anda dan berkata, "Sorry ya saya gak bisa jadi pacar kamu, kita enakan jadi teman deh..”
Dan dunia runtuh. Anda ditolak!
Kenapa bisa ditolak? Kan sudah sangat dekat! Menurut anda kenapa? 
Yap kira-kira seperti itu topik yang dibuka si penyiar. Kemudian sms-sms berdatangan, dan telepon-telepon masuk ke radio tersebut.
Yang anehnya adalah SMS tersebut kebanyakan datang dari wanita. Kebanyakan mengatakan mereka mengalami hal serupa, ditembak oleh teman prianya dan entah kenapa mereka tidak mau menerimanya, dan mereka sendiri juga bingung.
Seorang wanita juga menelepon ke radio tersebut,
Wanita : "Iya saya mengalaminya, setelah berteman lebih dari 4 tahun, belakangan ini saya memang merasakan ada yang berubah, dan tiba-tiba saya ditembak! Tapi entah kenapa saya tidak bisa menjadi pacarnya.. dia memang baik banget tapi entah deh..”
Penyiar: "What, udah 4 tahun, udah sering jalan bareng kan?”
Wanita: "Iya kadang-kadang sama teman-teman, tapi kadang-kadang berdua saja, seru sih anaknya. Udah enak banget, tapi entah kenapa saya gak bisa bayangin kalau jadi pacarnya!”
Penyiar: "Wah gawat juga, terus setelah kamu tolak, sikap dia gimana?”
Wanita: "Ya agak menjauh sih, tapi sekarang sih udah engga dan normal, dan anehnya saya agak-agak bete pas tau dia sekarang lagi deket sama cewe lain.”
Penyiar: "Nah lo! Cemburu ya?”
Wanita: "Engga sih, gak bisa dibilang cemburu, cuman bete aja sekarang dia perhatiannya agak berkurang ke saya.”
Penyiar: "Hahaha, gak mau keilangan fans yak!” 
That’s it, sebuah topik ringan yang membuat saya menuliskan artikel ini. Topik yang sama yang pernah menjadi bahan pergulatan batin saya dan beberapa kawan.
Jawaban dari topik tersebut sangat mudah.
Si pria sudah terlanjur terjatuh dalam zona FRIEND! Dan Lebih parahnya lagi zona BEST FRIENDS!
Entah dari mana kita para Pria diajari untuk BERTEMAN dahulu dengan wanita yang kita sukai.
Kita akan sebisa mungkin mendekatkan diri dengan si target. Mencari tahu kebiasaannya lalu mungkin mencocok-cocok kan kegiatan kamu dengan dia. Mulai berusaha menyukai selera musik si target, memaksa si target bercerita tentang masalahnya biar si target melihat anda sebagai "Teman yang ok”. Dan ketika si target dekat dengan anda, anda akan merasa. "wow dia dah deket banget nih, mau diajak jalan, mau disuruh curhat, gue dah tau masalah-masalah dia..” Saatnya nembak, pasti diterima!
Dan tanpa anda sadari seluruh analisa anda SALAH! Anda mengira anda masuk dalam ZONA POTENTIAL LOVER tapi yang ada anda telah masuk ke ZONA Best Friends, or kita bisa menyebutnya sebagai Zone of Death (ZOD). Wkwkwkwkwk.. Maaf kalau terkesan radikal untuk istilahnya.
Sayangnya kebanyakan pria tidak sadar kalau mereka telah berada dalam ZOD ini sampai ketika mereka menyatakan perasaan dan fakta mengatakan demikian. 
Paling tidak ada dua gejala yang harus anda sadari sedini mungkin untuk menghindari ZOD ini, dan dengan bisa menghindari gejala ini maka paling tidak ZOD tidak akan lagi menjadi masalah anda.
Yang pertama dan sudah pernah dibahas di notes saya sebelumnya tentang berhentilah menjadi DUKUN curhat. Baca ulang kembali notesnya dan hindari itu sebisa mungkin. Di notes Dukun Curhat, saya membahas lengkap kenapa kamu akan masuk dalam support circle target anda dan akhirnya hanya menjadi support circle seumur hidup. Saya masih ingat benar saran dari teman saya beberapa tahun lalu yang mengatakan kalau seorang pria harus banyak mendengarkan targetnya bercerita dan parahnya lagi salah satu indikator kalau wanita menyukai pria adalah ketika si wanita mulai CURHAT ke si pria. Sekarang rasanya saya ingin menampar pria-pria yang masih mempercayai indikator seperti itu.
Yang kedua adalah ketika frekuensi anda bertemu dengan si wanita menjadi terlampau sering dan tanpa diiringi peningkatan Tango atau bahkan tanpa TANGO!
Pernahkah anda melakukan hal seperti ini? Anda bertemu dengan target anda lebih dari 3 x selama seminggu. Setiap malam minggu anda selalu berusaha mengajaknya keluar bersama, kadang dia bisa kadang tidak, kemudian kadang anda mengajaknya keluar makan malam pada hari biasa, or mungkin sekedar makan siang, yang penting anda bisa bertemu dengannya. Dan hal ini anda lakukan terus menerus selama beberapa minggu, dan ditambah Tango yang terjadi antara anda dan target anda hanya terbatas pada sentuhan-sentuhan ringan, bersahabat. Anda hanya bisa mengandeng tangannya beberapa saat sebelum si wanita melepasnya, anda hanya bisa memegang bahunya tanpa pernah melingkarkan tangan anda di pinggangnya. Otak kecil di kepala anda berteriak-teriak "Hey dia dah mau pergi sama gue, tetapi kenapa pegangan tangan aja susah!” tetapi otak besar anda membantah, "Oh mungkin dia baru mau pegangan tangan kalo dah jadian kali, sekarang aja dah mau diajak pergi nih 4 x berturut-turut dalam seminggu, pasti dia suka ama gue! Saatnya nembak!”
Dan tragedi terjadi saat anda menembaknya.
Frekuensi anda menghabiskan waktu berdua seringkali dijadikan indikator yang salah oleh banyak pria, anda mungkin mengharapkan dengan sering bertemu maka target anda lama-kelamaan akan menjadi sangat menyukai anda atau mengharapkan anda. Sayangnya kenyataannya bukan berkata seperti demikian.
Mari saya anologikan, Sebuah kafe sangat terkenal akan menu KEPITING PEDAS nya dan menu ini hanya bisa dipesan pada hari-hari tertentu saja tergantung pada kemauan si empunya. Dan tentu saja setiap hari kafe ini akan sangat ramai karena para pengunjung mengharapkan hari tersebut adalah hari dimana Menu Kepiting Pedas ini bisa dipesan. Lalu bayangkan jika tiba-tiba si empunya kafe memutuskan kalau setiap hari menu KEPITING PEDAS ini bisa dipesan! Menu yang tadinya special berubah menjadi menu normal. Orang-orang yang tadinya penasaran dan selalu datang setiap hari tidak akan lagi menjadi penasaran karena toh menu KEPITING PEDAS ini bisa mereka DAPATKAN SETIAP HARI. Hal yang tadinya special menjadi BIASA!

Ketika frekuensi anda bertemu menjadi terlampau sering, tanpa disadari kehadiran anda menjadi sesuatu yang tidak lagi ditunggu-tunggu lagi tetapi menjadi sangat BIASA. Saat anda bertemu lagi untuk ke4 kalinya dalam satu minggu, si wanita tidak akan lagi penasaran menantikan anda, anda hanya akan terlihat seperti teman-temannya di kantor ataupun di kampus. Tidak ada lagi yang special.
"Lalu apa hubungannya dengan Tango?” mungkin anda bertanya sekarang.
Seperti yang dikatakan dalam notes "Berani Sentuhan” sering kali pria-pria malu atau tidak berani untuk melakukan sentuhan karena takut dilihat sebagai tindakan yang kurang ajar. Dan karena itu maka Tango yang seharusnya menjadi indikator yang sebenarnya sering dilupakan dan dianggap tidak penting.
Saya tidak akan membahas tango lebih jauh lagi karena merupakan materi yang cukup eksklusif.
Anda mungkin berteriak sekarang, "Saya bertemu dengan target saya dalam minggu ini selama 3 kali kok! Dan kita bisa jalan berdua saja! Itu kan berarti si wanita tertarik kepada saya!”
Mungkin saja kawan! Tetapi anda melupakan kenyataan kalau bisa saja anda hanya dianggap sebagai teman yang bisa setiap saat diajak curhat, or diajak jalan-jalan, atau diminta mengantar kesana kemari. Seperti kata penyiar radio di atas, Wanita tentu saja tidak mau kehilangan fansnya bukan?
"DAMN! Gue udah masuk di ZOD ini! Terus gue musti gimana untuk merubah keadaan!!”
Mungkin sekarang anda berteriak seperti itu.
Tenang kawan, saya tidak akan meninggalkan kalian begitu saja.
Seperti yang sering saya katakan, Romance adalah Game! Lalu sama seperti game pada umumnya ketika kita salah mengambil jalan, atau gamenya hang apa yang kita lakukan?
PUSH THE RESET BUTTON BABY!
Ini yang dulu pernah aku katakan pada kawan yang terjebak dalam ZOD.
Yap RESET! Dan dalam kehidupan nyata berarti mulai dari awal lagi!
Dan bila di game saat kita menekan tombol RESET maka biasanya muncul LOADING yang membutuhkan beberapa saat. Dan di kehidupan nyata berarti, setelah anda menekan tombol RESET maka anda harus MENGHILANG sementara. Menghilang diatas bukan berarti menghilang selama 1-2 jam atau 1-2 hari, saran saya menghilanglah selama paling tidak 3 bulan! Bahkan 6 bulan! ZOD yang tadinya menempel pada anda setelah anda menghilang (LOADING) perlahan-lahan akan pudar. Karena ZOD tadi bergantung pada frekuensi seperti yang saya katakan diatas tadi. Susah memang, tetapi hanya itu yang bisa anda lakukan saat ini kawan.
So, please remember, dua gejala ZOD dan satu tindakan penyelamatan diri yang bisa anda lakukan. Atau jika tidak ZOD akan menelan anda hidup-hidup dalam dunia romance yang kejam. Stay Away From ZOD.

Dan sekaranglah saatnya kita mempelajari tentang cinta

Kebanyakan orang memiliki pendapat bahwa cinta itu sesuatu yang alami dan tidak bisa dipelajari. Ini adalah sebuah prinsip kuno yang sudah usang. Memang betul, perasaan dan emosi yang timbul ketika tertarik dengan lawan jenis adalah sebuah proses yang alamiah, tapi proses itupun sudah bisa dijelaskan secara ilmiah. 

Sekedar tertarik saja TIDAK CUKUP! Hanya karena Anda merasa deg-degan ketika melihat wanita yang menjadi minat Anda, bukan berarti PROSES untuk mendapatkannya akan terjadi begitu saja. Untuk bisa membuatnya jatuh cinta dan menjadi kekasih Anda, jelas membutuhkan keahlian yang spesifik! Untuk memulai dan menjalin hubungan cinta diperlukan bukan hanya perasaan saja, tapi juga mencakup begitu banyak hal: penampilan, komunikasi, bahasa tubuh, psikologi, pergaulan sosial, dan sebagainya. Hal-hal tersebut jelas merupakan keahlian yang bisa dipelajari, bahkan beberapa bidang, seperti psikologi, bisa dipelajari secara akademis. Jadi, apakah cinta bisa dipelajari? Ya! 

Justru akibat pola pikir ‘cinta itu alami dan terjadi begitu saja’ yang menyebabkan banyak sekali orang yang terjebak dalam permasalahan cinta dan hubungan yang pelik tanpa mengerti cara menemukan solusinya. Hal ini bisa Anda ukur secara sederhana dari data statistik perceraian yang makin tinggi setiap tahunnya. Begitu banyak orang mengalami penderitaan dan kekecewaan, semuanya atas nama cinta. 

Karena itu, MEMPELAJARI cinta dan semua aspeknya dengan baik sangat KRUSIAL untuk menciptakan hubungan cinta yang lebih sehat, ideal, dan menyenangkan bagi kedua belah pihak yang terlibat di dalamnya. 

Antara Cinta dan Romansa 

Untuk memudahkan penjelasan, mari kita mendefinisikan cinta dan romansa secara sederhana. Cinta adalah PERASAAN yang timbul di hati, sebuah proses psikologis yang melibatkan emosi pribadi, sifatnya personal dan tidak melibatkan orang lain. Kata kucinya adalah: PERASAAN DAN EMOSI PRIBADI. Sedangkan romansa adalah PROSES interaksi sosial antara dua insan yang saling tertarik satu sama lain. Baik ketika masih PDKT, ataupun ketika sudah menjadi sepasang kekasih. Kata kuncinya adalah: INTERAKSI SOSIAL. Tidak ada interaksi, maka TIDAK BISA disebut romansa. Ngeliatin wanita dari jauh sambil ngarep, itu BUKAN romansa, apalagi cinta.

Dari definisi sederhana di atas, kita bisa melihat bahwa cinta tidak harus ada dalam sebuah hubungan romansa. Saya pernah menjelaskan tentang hal ini dengan cukup jelas pada entri notes Butir-Butir Cinta, silakan baca untuk mengerti lebih jelas. 

Jadi Apa Itu Cinta? 

Bayangkan skenario berikut ini: Anda sangat menyukai motor balap dan bermimpi untuk membelinya suatu saat. Jadi Anda mulai menabung, bahkan sampai sering lembur larut malam demi mendapatkan penghasilan lebih. Setelah cukup lama menabung akhirnya Anda bisa membeli motor balap yang Anda idam-idamkan. 

Bayangkan perasaan Anda ketika mengendarai motor tersebut pulang ke rumah, bahagia bukan main! Anda merawat motor tersebut dengan sangat baik, mencucinya dengan hati-hati, rutin ke bengkel, tidak mengijinkan siapapun untuk mengendarainya, dan sangat emosional bila motor tersebut lecet atau menabrak sesuatu. Anda MENCINTAI motor Anda. 

Satu hal yang harus disadari, Anda TIDAK MUNGKIN mencintai motor Anda sedemikian rupa apabila Anda BELUM memilikinya. Anda mencintai motor tersebut karena Anda telah menginvestasikan begitu banyak hal: waktu, tenaga, dan uang. Semua investasi tersebut hanya bisa dilakukan setelah Anda membeli dan MEMILIKI motor itu. Anda TIDAK MUNGKIN mencintai dan merawat motor yang masih berada di showroom! Kalau Anda hanya bisa melihat dari balik etalase dan berkhayal untuk memiliki motor tersebut, itu bukan cinta. Itu NGAREP! 

Coba ganti skenario motor balap ini dengan wanita. Prinsipnya sama saja. Semakin besar investasi Anda pada suatu hal, semakin Anda mencintai hal tersebut. 

Mungkin Anda protes, "Kok orang disamakan dengan motor?” Baik itu orang, motor, atau apapun, proses psikologis yang terjadi adalah sama. Anda ngidam makan es krim Magnum atau Anda ngebet ingin pacaran dengan seorang wanita, proses yang terjadi di otak Anda adalah SAMA! Keinginan adalah keinginan, apapun obyeknya. Begitupula dengan cinta. 

Cinta Adalah Hasil, Bukan Penyebab

Anda mencintai wanita yang SUDAH menjadi kekasih Anda, bukan karena Anda mencintai dirinya lalu menjadikannya kekasih Anda. Dalam tahap PDKT, proses yang terjadi hanyalah ketertarikan fisik dan interaksi sosial. Sama sekali tidak ada unsur cinta di dalamnya, karena dia belum jadi milik Anda. Ketika Anda dan dia sudah SALING MEMILIKI dalam sebuah hubungan yang serius, akan ada banyak investasi yang Anda berikan untuk hubungan tersebut. Investasi waktu, tenaga, perasaan, emosi, dan uang. Di situlah cinta TUMBUH. 

Kalimat 'cinta tidak harus memiliki' itu sebuah penghiburan diri belaka bagi orang-orang yang ngarep dan hanya mampu berharap untuk memiliki. Bukan berarti cinta itu HARUS memiliki, tapi cinta ada KARENA memiliki.

Mungkin Anda bertanya, "Lalu bagaimana dengan yang putus cinta? Apakah masih ada cinta di antara mereka?" Ya, masih. Karena mereka pernah saling memiliki. Setidaknya, ketika putus cinta, Anda masih memiliki KENANGAN akan cinta. Malah biasanya, orang yang mengalami putus cinta sebenarnya MENCINTAI KENANGAN tersebut, bukan sang mantan.

Penting bagi Anda untuk menyadari bahwa Anda hanya bisa mencintai sesuatu yang SUDAH ANDA MILIKI. Dalam konteks romansa, jelas maksudnya adalah Anda dan dia sudah menjadi sepasang kekasih dan MEMILIKI hubungan. Anda tidak perlu membuang-buang terlalu banyak investasi waktu, tenaga, emosi, dan uang untuk seorang wanita yang masih berstatus gebetan. 

Tidak usah mengatakan cinta pada wanita yang masih gebetan dan belum menjadi kekasih Anda. Karena itu akan sangat membebani Anda dan dirinya. Silakan bicara cinta kalau Anda sudahjadian. Bila hubungan itu ibarat pohon, maka pria adalah matahari yang menyinari dan wanita adalah air yang menyirami, dan cinta adalah buah manis yang dihasilkan pohon tersebut. 

Tiga Fase Romansa 

Tidak banyak orang yang menyadari bahwa sebenarnya ada TIGA FASE dalam romansa. Setiap fase memiliki aturan, pola, dan cara berinteraksi yang berbeda: PRE-RELATIONSHIP: Fase pendekatan (PDKT). Di fase ini unsur cinta sama sekali tidak memegang peranan karena hubungan antara kedua pihak masih belum terbentuk jelas. Pada fase ini yang ada hanyalah daya tarik fisik, komunikasi sosial, dan saling menjajaki kemungkinan. Terlalu cepat kalau Anda berbicara soal cinta di fase ini, karena segala sesuatunya masih belum pasti. Dengan membawa cinta ke dalam fase ini, Anda mengambil resiko yang cukup besar. Analogi bisnisnya, PDKT adalah masa promosi untuk menarik pembeli. Bisa deal, bisa tidak.IN-RELATIONSHIP: Fase hubungan serius/pacaran. Pada fase ini unsur cinta memegang peranan penting. Cara Anda berinteraksi dengan kekasih Anda pun akan berbeda dibanding fase PDKT. Ini adalah fase saling mengenal kepribadian masing-masing secara mendalam, terlebih lagi ditambah dengan konflik-konflik yang akan muncul. Silakan berbicara mengenai cinta, pengorbanan, ketulusan, dan sebagainya, kalau Anda sudah berada di dalam fase ini. Analogi bisnisnya, setelah menjadi pembeli maka baru Anda memberikan pelayanan yang maksimal bagi kostumer Anda.POST-RELATIONSHIP: Fase putus cinta. Bagi Anda yang sudah pernah mengalami fase ini pasti mengerti, bahwa setelah putus cinta masih akan ada begitu banyak konflik yang muncul. Konflik dengan diri sendiri maupun konflik dengan mantan kekasih Anda. Fase ini berfokus pada mengendalikan diri, emosi dan meminimalisir konsekuensi kerusakan yang mungkin terjadi dalam hidup Anda serta mempersiapkan diri untuk mendapatkan cinta kembali dengan kekasih baru. Analogi bisnisnya, bila kostumer Anda tidak lagi berminat membeli produk Anda, maka harus dilakukan evaluasi agar jangan sampai hal tersebut terulang lagi di masa depan.
Rahasia Romansa 

Banyak orang mengalami kegagalan dan kekecewaan karena TIDAK MENYADARI adanya ketiga fase di atas. Ini mengakibatkan Anda melakukan hal-hal yang sebenarnya baik, tapi tidak sesuai pada TEPAT dan WAKTUNYA, membuat strategi Anda jadi meleset dan tidak efektif. 

Contoh: kebanyakan pria biasa menghabiskan banyak uang dan waktu untuk PDKT, padahal dalam tahap pre-relationship sang wanita belum layak untuk menerima segitu banyak investasi dari Anda. Nanti kalau dia sudah menjadi kekasih Anda, maka silakan memanjakannya sesuka Anda, karena toh dia sudah jadi milik Anda. 

 ·  · Share 
Category: Broken Heart Survival Guide | Views: 570 | Added by: avacschat | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Romansa
Calendar
«  November 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930
Translate
Search
Entries archive
Site friends
  • Romansa





  • Romansa
    Currency
    Copyright Romansa©2009Eex Ferrilianto