Monday, 23 Apr 2018, 16.04.36

ROMANSA

Main | Blog | Registration | Login
Site menu
Section categories
Broken Heart Survival Guide [170]
ANDA SAMPAI DI HALAMAN INI, KARENA ANDA SEDANG MERASAKAN KEBINGUNGAN AKIBAT PATAH HATI DAN PUTUS CINTA KARENA BERPISAH DENGAN KEKASIH ANDA.
Share
Love Calculator
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Login form
Real Music

MusicPlaylist
Main » 2009 » February » 6 » Pertolongan Pertama Pada “Autisme Sosial” (P3AS)
12.24.18
Pertolongan Pertama Pada “Autisme Sosial” (P3AS)

Apa yang anda pikirkan tentang judul diatas? Jangan salah! Yang saya maksud di sini bukanlah Autisme dalam arti sebenarnya. Anda pasti tahu yang saya maksud.. Yup.. "Autisme Sosial” adalah istilah untuk mereka yang sangat addict dengan blackberry-nya, and simply can’t live without it, bahkan ketika dirinya tidak merasa bahwa sebenarnya ia mulai tidak bisa hidup tanpa blackberry-nya. Nothing’s wrong with that, but… Apabila anda ingin menjadi seorang expert dalam hubungan dinamika sosial, anda WAJIB meletakkan sejenak blackberry anda ataupun smartphone lainnya dan membaca artikel ini sampai selesai Ketika saya jalan-jalan di Mall, ngopi di Cafe, hang out with friends, mengunjungi rumah sepupu, bahkan dalam reuni yang seharusnya saling melepas rindu setelah lama tidak bertemu, saya malah mendapati pemandangan yang paling absurd sebagai orang yang masih merasa normal, yaitu: asik sendiri dengan Blackberry-nya. Sekali lagi ‘merasa’ normal.. barangkali malah saya yang tidak normal.. LoL. Banyak orang yang berpikir bahwa dengan rajin update status di twitter, facebook (apabila anda termasuk yang belum bosan dengan facebook termasuk saya ini, wkwkwk..), koprol, or anything else, mereka merasa menjadi lebih sosial! For my catsake..that’s a crazy idea fellas! Ini hanya bentuk lain dari mekanisme fight and flight anda.. Mekanisme fight and flight muncul apabila anda kaget, panik, bingung, tertekan atau ketika anda tidak tahu harus melakukan apa dalam menghadapi sesuatu. Dan ini sering terjadi ketika kita berada dalam suasana sosialbaru, dimana biasanya kita melakukan tindakan-tindakan spontan seperti memainkan jari, mengutik-utik benda seperti bolpen dan semacamnya, menghentak-hentakkan kaki tanpa alasan yang jelas, intinya: salah tingkah! Tapi itu dulu! Sekarang beda, meskipun kita sebagian dari kita masih ada juga yang seperti itu. Saat ini kita punya pelarian yang lebih "elegan” : handphone! Saat ngobrol dengan teman, anda biasanya akan FUN melayani obrolannya sampai saatnya tiba anda kehabisan topik, teman anda mulai mengacuhkan anda dan ngobrol dengan teman lainnya. Di saat seperti inilah autisme sosial kita akan kambuh. Apa yang biasanya anda lakukan? Tanpa sadar anda akan langsung mengambil handphone, blackcberry, atau smartphone lainnya dari saku anda dan mulai memainkannya mulai dari melayani sms yang masuk, menelpon teman, chatting, buka facebook , twitter, atau sekedar hanya membuka-buka menu tanpa alasan yang jelas. Once again, nothing’s wrong with this..apabila memang anda benar-benar ada perlu silahkan saja (atau apabila anda memang tidak terlalu suka dengan lawan bicara..hehe) .. tetapi ketika anda terus menerus melakukannya,lebih fokus pada smartphone anda, dan lebih memilih meladeni obrolan orang yang letaknya puluhan kilometer dari anda daripada orang yang tepat berada di depan anda, kemungkinanbesar anda sedang terjangkit "autisme sosial”. Faktanya adalah: anda tidak memiliki kemampuan komunikasi atau dynamic social awareness yang cukup untuk meng-handle situasi ketika anda dicuekin Dan SALAH SATU penyebab menurunnya skill komunikasi adalah karena kita terlalu pasrah ketika dimanjakan oleh teknologi dan dunia maya! Solusinya? Cukup sederhana sebenarnya: tajamkan skill komunikasi anda, berinteraksilah dengan banyak orang, apabila anda masih merasa kesulitan, bacalah buku tentang teknik komunikasi, kalau perlu belajarlah dari orang yang anda anggap kompeten. Hentikan juga kebiasaan buruk seperti: terlalu banyak menghabiskan waktu di dunia maya, apalagi untuk mencari jodoh! Mengapa demikian? Ada 3 alasan mengapa bersosialisasi di dunia maya tidak akan mengembangkan skill komunikasi anda sebagai berikut : 
*.Active Time Battle: dalam chatting dunia maya misalnya, kita punya waktu untuk berpikir obrolan apa yang akan kita keluarkan selanjutnya, apabila belum terpikir, tinggal dibiarkan sampai kita menemukan ide baru (bahkan anda bisa sempat googling!) sedangkan dalam kehidupan nyata kita dituntut harus berpikir lebih cepat tanpa fasilitas delay time sehingga skill komunikasi akan terasah seiring jam terbang. 
*.Body Language: Anda mungkin sudah memiliki banyak ide, namun apakah anda bisa membawakannya ide anda dengan cukup FUN? Cara anda penyampaian jauh lebih berpengaruhdaripada konten pembicaraan itu sendiri, sekalilagi bukan lebih penting, tetapi lebih berpengaruh. Dan anda harus membiasakan body language anda untuk melatih live communication 
*.Anda tidak bisa memastikan bahwa image yang tertanam dalam gambaran lawan bicara anda adalah bahwa anda orang yang menarik! Secara garis besar, komunikasi jarak jauh sangat tergantung pada gambaran internal yang terbentuk dalam imajinasi lawan bicara, karena itulah penilaian yang muncul sangat subyektif, bisa positif, bisa negatif. Dengan kata lain, lawan bicara anda sedang berkomunikasi dengan "bayangan” yang ada dalam gambaran internal buatannya sendiri, dan tentunya suka-suka dia ingin membentuk image anda seperti apa. Karena itu lah apabila anda ingin memastikan gambaran yang tertanam adalah gambaran yang memang inginanda tanamkan, anda perlu menggunakan body language anda sebagai pesan bawah sadar yang sifatnya hypnotic, dan itu hanya bisa melakukannya secara live! Ya..anda mungkin bisa saja jadian dengan kenalan dari dunia maya, tetapi tentunya anda tidak ingin kisah anda berakhir tragis hanya karena pasangan anda pada akhirnya menyadari bahwa anda sebenarnya tidak semenarik & semenyenangkan seperti sosok yang ia kenal di dunia maya bukan? Trust me bro & sist, waktu jaman friendster dulu saya termasuk pecandu jejaring sosial and I got nothing but "just hope” … silahkan saja anda melayani orang-orang yang ingin berkenalan dengan anda di dunia maya, tetapi ingatlah untuk lebih bersosialisasi di dunia nyata, the real world, the real socializing! Apabila anda sudah terbiasa berkomunikasi secara live, secara otomatis anda akan membentuk dynamic social homeostasis yang membuat anda terbiasa dalam situasi live. Setelah memiliki homeostasis ini anda akan langsung tersadar tepat ketika anda mengalami "autisme sosial”. Ini adalah persiapan utama sebelum anda bertemu dengan calon pasangan anda, sebelum anda berkenalan dan harus berkomunikasi secara FUN dengannya. So prepare it soon fellas!!! Khusus untuk kasus romance, ehem.. setelah terbiasa dengan standart communication, anda perlu membiasakan diri dengan romantic communication, dimana romantic communication ini sangat jauh berbeda dari gambaran romantisme masyarakat awam yang terlalu "menye-menye”. Anda bisa mempelajarinya secara eksklusif bersama saya dalam program pengembangan dan pelurusan kepribadian anda.
Keep your eye on us!

 ·  · Share 
Category: Broken Heart Survival Guide | Views: 235 | Added by: avacschat | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Romansa
Calendar
«  February 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
Translate
Search
Entries archive
Site friends
  • Romansa





  • Romansa
    Currency
    Copyright Romansa©2009Eex Ferrilianto