Wednesday, 17 Oct 2018, 10.02.37

ROMANSA

Main | Blog | Registration | Login
Site menu
Section categories
Broken Heart Survival Guide [170]
ANDA SAMPAI DI HALAMAN INI, KARENA ANDA SEDANG MERASAKAN KEBINGUNGAN AKIBAT PATAH HATI DAN PUTUS CINTA KARENA BERPISAH DENGAN KEKASIH ANDA.
Share
Love Calculator
Statistics

Total online: 1
Guests: 1
Users: 0
Login form
Real Music

MusicPlaylist
Main » 2009 » May » 14 » Kreatifitas cinta : membedah kecemburuan
12.04.19
Kreatifitas cinta : membedah kecemburuan

Sebutkan sepuluh buah karya seni legendaris dunia yang Anda ketahui, mulai dari lagu, mitos dan dongeng, hingga berbagai kreasi lukisan, pahatan serta arsitektur. Lalu perhatikan bagaimana nyaris setiap karya tersebut terinspirasi dari ataupun bertemakan elemen romansa. Contoh yang paling mudah ditemukan adalah dalam dunia musik yang sepertinya tidak pernah kehabisan stok lagu dari dewa-dewi Cupid. Jika cinta dan romansa membuat kita lebih kreatif, lalu bagaimana dengan seks? Berdasarkan penelitian terbaru seorang psikolog, Jens Forster, dari University of Amsterdam yang berjudul Why Love Has Wings and Sex Has Not , cinta membuat Anda cenderung berpikir lebih besar dan kreatif, sementara seks menjadikan Anda lebih sempit dan kritis. Para sukarelawan diminta untuk membayangkan skenario dengan pasangannya sedang bertamasya atau sedang berhubungan intim, lalu diberikan sejumlah tes tertulis. Ditemukan bahwa mereka yang berpikir tentang cinta ternyata memiliki skor lebih tinggi pada tes kemampuan creative insight dan lebih rendah pada tes analisis logika. Persis kebalikannya terjadi pada mereka yang berpikir tentang seks, yakni hebat dalam logika namun lemah dalam out-of-the-box thinking . " The experiments demonstrated that love makes us think differently in that it triggers global processing, which in turn promotes creative thinking and interferes with analytic thinking. Thinking about sex, however, has the opposite effect: it triggers local processing, which in turn promotes analytic thinking and interferes with creativity. ” Proses berpikir global membuat kita jadi lebih kreatif karena itu membantu kita lebih lentur untuk asosiasi yang asing atau tidak terpikir sebelumnya. Kita ambil satu contoh kasus dalam hal memberikan hadiah kepada pasangan. Jika menggunakan proses berpikir lokal, kita akan lebih terpaku pada obyek-obyek yang tipikal, nyata dan konkrit, seperti perhiasan, jam tangan, buku, parfum, dsb. Sementara proses berpikir global akan menginspirasikan bentuk-bentuk hadiah yang lebih intrinsik, emosional, dan kasat mata (yang biasanya justru memberikan efek kepuasan lebih luas atau panjang). Contohnya menciptakan karangan lagu atau puisi, memberikan koleksi CD lagu favorit, mengalah,membatalkan kesibukan dan tiba-tiba muncul, memasakkan makanan tertentu, mengajak olahraga bersama, dsb. Tes penelitian berikutnya menyimpulkan bahwa berpikir akan rasa sayang dan cinta membuat kita sulit memilah-milah kualitas dari orang yang kita sayangi. Kita melihat sangpasangan seolah-olah dikelilingi aura cahaya indah yang membuatnya sempurna melakukan apa saja; sebuah fenomena yang biasa diberi nama Halo Effect . Jika ditanya mengapa kita menyukainya , kita hanya bisa menghela nafas dengan terheran-heran sendiri, berkata sambil tersenyum, "Entahlah..” Berpikir akan seks dan nafsu memberikan efek sebaliknya, yakni terlalu perhitungan dan analitikal. Dalam kehidupan nyata, efek tersebut akan muncul dalam bentuk, "Saya suka dia karena keluarganya baik dan kaya,” atau "Saya suka karena dia romantis ,” atau "Saya suka dia karena kita punya gaya yang mirip dan bisa saling melengkapi,” atau "Saya suka karena saya bisa dapat X, Y, Z.” Entah bagaimana dengan Anda, tapi saya pribadi terinspirasi banyak sekali ide-ide segardari yang bisa dipakai dalam strategi romansa maupun kehidupan sehari-hari.
Apakah Anda (pernah) berhubungan dengan kekasih yang begitu pencemburu sehingga mengawasi seluruh aktifitas komunikasi Anda, seperti SMS, Facebook, dan e-mail ? Atau jangan-jangan Anda sendiri yang seperti itu, memiliki kecemburuan tingkat tinggi? Ini adalah hari yang tepat untuk menyingkap fenomena tersebut. Saya harap Anda sudah membaca tulisan tempo hari tentang mengapa otak yang selalu merealisasi apapun yang yang kita duga dan ekspektasikan, karena hari ini saya akan melanjutkannya dalam area yang lebih spesifik:sekali saja Anda mengijinkan ide-ide pemicu kecemburuan muncul di dalam kepala, otak Anda akan terus-menerus dibajak dan diarahkan untuk membuktikan kebenarannya, seperti yang disampaikan oleh seorang peneliti bernama Jon Maner: " The mind is altered by the fear that a lover is about to be lured away. Attention and memory systems are hijacked, turned to focus on attractive rivals. That’s one of the first studies to look at how romantic jealousy alters low-level cognitive functioning. Prompting concerns about infidelity caused jealous participants to find it difficult to drag their attention away from photos of attractive people of the same sex as themselves. It was as if their minds had become focused on romantic threats. Their attention to average looking people, by contrast, was unaffected. ” Semakin seseorang cemburu, semakin ia akan menemukan segudang bukti bahwa dugaan kecemburuannya itu benar, dan akhirnya membara oleh api cemburu yang terlalu sulit untuk diatasi. Misalnya, pasti ada saja yang bisa membuat hati Anda panas ketika Anda melirik-lirik akun Facebook-nya, atau bahkan membuka isi inbox . Tiga orang peneliti dari Universitas Guelph di Ontario telah mendokumentasikan hasil penelitiannya tersebut. Sesuai pengkategorian B.P. Buunk , cemburu dapat dikenali dalam tiga dimensi, yakni Preventif, Reaktif, dan Kecemasan. Reaktif danpreventif memiliki sifat yang hampir mirip karena dipicu oleh hal-hal eksternal (mis. melihat gejala, mendengar kabar burung, dsb), sementara Kecemasan merupakan dimensi yang paling berbahaya karena berakar pada insekuritas seseorang akan dirinya sendiri. Seorang pencemburu tingkat tinggi kemungkinan besar dikendalikan oleh dimensi yang terakhir di atas. Jadi ia memang sudah semenjak awal sudah curigaan, cemburuan, berprasangka buruk tentang Anda dan intensitas romansa yang dijalani. Jika Anda baru saja menjalani hubungan dengan orang yang berperilaku demikian, bersiap-siaplah untuk menemui banyak goncangan di depan. Anda tidak perlu menghabiskan terlalu banyak waktu dan tenaga, apalagi pengorbanan, ketika terjadi konflik-konflik absurd yang dia ungkit atas nama cemburu. Dia akan selalu seperti itu, terus menyakiti Anda dan dirinya sendiri, sampai ia bersedia mendapatkan perawatan kejiwaan yang tepat. Sementara jika Anda berhubungan dengan seseorang yang cemburu atas dasar preventif dan reaktif (mis. cemberut karena melihat Anda terlalu akrab dengan lawan jenis lain, atau Anda meladeni seseorang yang jelas-jelas terlihat menyukai Anda), berikan pujian padanya dan coba perbaiki sikap Anda seadanya. Pertahankan si dia karena sulit sekali menemukan pribadi yang memiliki kebiasaan cemburu yang cukup seperti itu (dibandingkan dengan dimensi lainnya). Bagaimana jika orang itu, sang pencemburu tingkat tinggi, adalah Anda? Coba pikir sendiri jalan keluarnya dan tunggu sampai notes berikutnya keluar. Atau kalau mau cepat, hubungi saya.

 ·  · Share 
Category: Broken Heart Survival Guide | Views: 277 | Added by: avacschat | Rating: 0.0/0
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Romansa
Calendar
«  May 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
     12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
Translate
Search
Entries archive
Site friends
  • Romansa





  • Romansa
    Currency
    Copyright Romansa©2009Eex Ferrilianto